Desperate Keti
Alkisah seekor kucing cantik bernama Keti menumpang tinggal bersama majikannya. Keti si kucing kampung ini cukup laris dan digandrungi oleh kucing2 jantan, baik perjaka maupun duda. Namun, Keti bukanlah kucing sembarang kucing. Dia terlalu selektif memilih siapa yg pantas mengawininya.
Keti senang karena banyak pejantan tangguh yang bersaing mencuri hatinya. Dari Endi yang ganteng dan suka tebar pesona, David yang sering mengirimkan surat cinta, Niki yg sering memberinya susu sapi gurih, Bobby yg suka memberinya tulang ikan, sampai Ucup si aneh yang tak pernah berhenti menyanyi di malam hari untuk Keti hingga lemparan batu majikan Keti mengenai jidatnya.
Namun, kecantikan dan ketenaran Keti sirna dgn hadirnya kucing asing yg katanya dari jenis Angora. Kucing itu bernama Mel-C. Kecantikan Mel-C yg secantik kucingnya bidadari surga langsung membius hati para pejantan tersebut. Mel-C yang memang lebih cantik, lebih bersih, lebih seksi, dan lebih berbulu itu juga lebih ramah dan terbuka kepada para pria. Keti bukan tipe pemilih, prinsipnya adalah “Hayuk-Hayuk Wae”. Alhasil, semua kucing jantan yang bisa menerima paham poliandri ini lebih ‘puas’ bersama Mel-C.
Keti pun menyesal. Menyesal karena sekarang tak ada lagi kucing jantan yang tertarik padanya. Menyesal karena belum ada satu pun kucing jantan yang mengawini dan memberinya keturunan. Tubuh Keti lama kelamaan semakin kurus. Bulu di kepalanya pun mulai rontok. Keti pun memutuskan untuk menjadi kucing biksu di vihara yang perawan hingga akhir hayatnya.


